penjelasan-mui-hukum-tak-solat-jumat-3-kali-karena-virus-corona
penjelasan-mui-hukum-tak-solat-jumat-3-kali-karena-virus-corona

Penjelasan MUI Hukum Tak Solat Jumat 3 Kali Karena Virus Corona

Diposting pada

Penjelasan MUI Hukum Tak Solat Jumat 3 Kali Karena Virus Corona. Pandemik virus Corona sudah berjalan kurang lebih sebulan ini. MUI mengeluarkan Fatwa bahwa selama Wabah Virus Corona atau Covid-19 tidak ada solat jumat, dan di gantikan oleh Sholat Zuhur dirumah. Apakah termasuk golongan Kafirkan jika tidak sholat Jumat 3 kali berturut-turut di saat Wabah seperti ini ?.

Ciri-ciri Orang yang diizinkan Tidak Sholat Jum’at

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh menjelaskan, baawa ada tiga jenis orang yang tidak melaksanakan sholat Jumat. Pertama, orang yang tidak shalat Jumat karena inkar akan kewajiban Jumat, maka dia dihukumi sebagai kafir. Yang terakhir adalah tipe orang Islam yang orang yang malas solat jumat.

“Dia meyakini kewajiban Jumat tapi dia tidak sholat Jumat karena kemalasan dan tanpa adanya uzur syar’i, maka dia berdosa, atau ‘ashin. Jika ada seseorang yang sudah 3 kali atau lebih tidak solat jumat, maka allah telah menguci hatinya ,” Jawab Asrorun.

Dan yang Ketiga adalah orang Islam yang tidak Jumatan karena uzur syar’i, maka ini dibolehkan. Sumber lain dari ulama fikih, uzur syar’i yang tidak boleh melakukan sholat jumat adalah sakit. Dan tidak akan berdosa, jika dia tidak solat jumat selama 3 kali berturut turut.

Uzur syar’i berikutnya adalah kekhawatiran terjadinya sakit. “Jika kita berada atau melakukan perkumpulan dan menyebabkan sebuah wabah atau penyakit, bisa dikatakan bahwa ini uzur untuk tidak melaksanakan Jumatan (sholat Jumat),” Asrorun.

Dia kemudian mengutip kitab Asna al-Mathalib yang artinya adalah :

orang yang terjangkit penyakit menular dicegah untuk ke masjid dan sholat Jumat, juga bercampur dengan orang-orang (yang sehat).

Sumber lain, Di dalam kitab al-Inshaf yang menyebutkan:

“Uzur yang diizinkan tidak shalat Jumat adalah seseorang yang sakit akan teapi tidak adanya perbedaan di kalangan Ulama. Salah satunya adalah udzur juga yang dibolehkan adalah takut terkena wabah sakit,” tambah Asrorun.

Mengenai hadits tentang meninggalkan sholat Jumat 3 kali secara berturut-turut yang dapat dikatakan sebagai kafir, kata Asrorun, adalah orang yang meninggalkan shalat jumat tersebut tanpa memiliki uzur yang jelas. “hadis lain mengatakan, meninggalkan Jumat secara malas,” kata dia.

Penyebaran Virus Corona semakin Luas jika terjadi atau ada kerumunan Manusia dan salah satunya adalah Solat Jumat ini. Maka Dari itu mengganti Solat Jumat dengan Sholat Duhur adalah cara terbaik agar tidak meluas penyebaran Virus Corona ini.